Penolakan dan rasa sakit yang selama ini dirasakan Alie Ishala Samantha, berbalik dirasakan oleh keluarga Jdorkasa-Ayah, Sadipta, Rendra, Samuel dan Natta. Mereka kini berperang dengan suara hati dan pikirannya sendiri saat Alie memutuskan pergi dari rumah. Ayah semakin kehilangan arah... Sadipta yang mati rasa... Rendra yang diselimuti kemarahan... Dan Samuel yang diselimuti kebingungan...…
Alie Ishala Samantha, 16 tahun, tidak pernah menyangka hidupnya akan menjadi serumit ini. Awalnya, ia hidup dalam keluarga yang penuh cinta, di rumah yang selalu memberikan kehangatan. Namun, sejak dituduh sebagai penyebab kematian Bunda Gianla lima tahun lalu, semuanya berubah menjadi 180 derajat. Julukan “pembunuh” pun melekat padanya, dan ia terus menerima penolakan serta rasa sakit d…