PERPUSTAKAAN SMAN TARUNA NALA JAWA TIMUR

  • Beranda
  • FAQ
  • Bantuan
  • Profil
    Visi Misi Tata Tertib Struktur Organisasi Informasi Perpustakaan Pustakawan
  • Layanan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Penyediaan Dokumen Layanan Silang Layan Layanan Ekstensi
  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
    SOP Pendaftaran Anggota SOP Kunjungan Perpustakaan SOP Penelusuran Koleksi Perpustakaan SOP Peminjaman Koleksi Perpustakaan SOP Pengembalian Koleksi Perpustakaan SOP Perpanjangan Peminjaman Koleksi SOP Pengadaan Bahan Pustaka SOP Pengolahan Bahan Pustaka SOP Bebas Pustaka
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANAK KECIL YANG KEHILANGAN PUNDAKNYA
Penanda Bagikan

Art Original

ANAK KECIL YANG KEHILANGAN PUNDAKNYA

KHOIRUL TRIAN - Nama Orang;

Dalam menulis buku ini, akan kuperkenalkan sosok anak laki-laki kecil yang suka bermain di pinggir pantai. la bungsu tapi ia tidak pernah menamai dirinya bungsu, karena baginya, di bagian mana saja kita lahir di sana isinya tanggung jawab masing-masing. Anak kecil tadi suka berlayar bersama pamannya melintasi Bakauheni-Merak hingga kembali lagi Merak-Bakauheni. Pamannya seorang nahkoda kapal Ferry. la suka melepaskan keponakannya berlarian di dalam kapal menyusuri tiap-tiap lorong dan ruang sempit di dalam kapal. Anak kecil itu bertemu para penumpang dengan berbagai macam bentuk hidung. Tak jarang di antara mereka ada yang suka mencubit pipi anak kecil itu, memberinya permen, memberinya mainan mainan, hingga segala jenis asongan yang sering dipikul keliling kapal oleh penjualnya. Perlahan, anak kecil itu keluar di bibir kapal dan melihat hamparan laut yang megah dan luas. Sesekali ia melihat anak kecil lain di bawah kapal yang berenang-renang demi menanti para penumpang melemparkan koin-koin atau pecahan uang kecil ke bawah lautan yang dalam. Orang-orang menyebutnya anak koin, yang padahal itu anaknya manusia bukan anaknya koin. Anak kecil tadi hanya terdiam melihat anak koin yang nasibnya tidak sama seperti dengannya, padahal usianya tidak jauh beda. Lalu kenapa nasibnya tidak sama, ini baru anak koin yang ia temukan, lalu bagaimana anak lain di luar sana? Bagaimana kabarnya sekarang? Apakah sudah mulai dewasa dan benar sedang mencari banyak uang? Kata ibunya dulu begitu, "Nanti kalo udah gede, cari duit yang banyak, ya." Anak kecil itu tinggal di Kalianda, kalian cari saja, karena kota itu tidak sepopuler Jakarta. Kalianda, kota kecil di ujung pulau Sumatera yang menjadi Aquarium tempat banyaknya ikan, nelayan, dan manusia-manusia begal. Begitu sebutan orang lain tentang kota itu. Jangan tertawa, aku sedang tidak bercanda ketika menulis ini. dengan anak Anak kecil itu bersahabat baik dengan pantai. la suka bermain pasir yang ia genggam dengan sangat kuat kemudian menyaksikannya runtuh perlahan-lahan, Berlarian di bibir pantai, sambil sesekali berlari sedikit ke tengah hingga hampir tenggelam sebab itu ia sekarang mahir berenang karena keadaan yang mengharuskan ia bernapas walau kaki tidak menapak, dan ombak yang terus menerjang. Setelah ia berhasil selamat dari laut yang hampir menenggelamkan jiwanya, ia melihat ayahnya di pinggir pantai yang terlihat cemas namun tidak bisa berbuat apa-apa karena Ayahnya sendiri tidak bisa berenang. Ia menghampiri Ayahnya yang cemas tadi sambil berkata, "Gapapa Ayah, adek baik-baik saja." Walau sebenarnya ia hampir mati ditelan lautan. Perkenalkan, anak kecil itu, aku.

Sinopsis
Buat kamu yang sering bertanya, “aku yang dulu ke mana, ya?” Mungkin kamu akan menemukan jawabannya di sini. Bahagia, atau tidak, mengenang masa kecil adalah hal yang dirindukan atau mungkin sangat menyakitkan. Namun, bahagia atau tidak kita saat kecil, apakah ada yang bisa menjamin dewasanya akan benar-benar bahagia? Saatnya berpelukan dengan masa lalu dan merayakannya dengan tangisan yang paling meriah.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi 158.2 KHO a
250200192
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
158.2 KHO a
Penerbit
YOGAKARTA : GRADIEN MEDIATAMA., 2024
Deskripsi Fisik
164 hlm; 13 x 18,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786022082507
Klasifikasi
150
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
FIKSI REMAJA
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SMAN TARUNA NALA JAWA TIMUR
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur menggunakan aplikasi SLiMS (Senayan Library Management System). Untuk peserta didik dan anggota perpustakaan silahkan untuk login terlebih dahulu.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Senayan Developer Community

Template by perpusonline.id
Chat via WhatsApp WhatsApp
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • 000-099 Karya Umum, Komputer, dan Informasi
  • 100-199 Filsafat dan Psikologi
  • 200-299 Agama
  • 300-399 Ilmu Sosial
  • 400-499 Bahasa
  • 500-599 Ilmu Pengetahuan dan Matematika
  • 600-699 Teknologi, Ilmu Terapan
  • 700-799 Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • 800-899 Kesusastraan dan Sastra
  • 900-999 Sejarah dan Geografi
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?